Home » Forex Trading » Asumsi-asumsi seputar Forex  Trading yang Tidak Sepenuhnya Benar

December 2017
M T W T F S S
« Nov    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Asumsi-asumsi seputar Forex  Trading yang Tidak Sepenuhnya Benar

asumsi tentang forex tradingManusia cenderung berasumsi terhadap sesuatu yang belum benar-benar dikenal dan dipahaminya. Misalnya, ada yang berasumsi kalau jadi bos itu enak, tidak seperti pegawai, padahal tak benar-benar merasakan dan mengetahui bahwa tanggung jawab pemimpin itu lebih banyak dan besar.

Begitupun di dunia trading valuta asing, banyak asumsi-asumsi bermunculan dari masyarakat yang masih awam. Mungkin mereka sekedar membaca atau mendengar sekilas tentang suatu informasi sehingga membentuk opini atau asumsi yang padahal tidak sepenuhnya benar. Apa saja contohnya? Simak uraian dan klasifikasinya di bawah ini:

Stop loss dapat mencegah kerugian

Adakah dari Anda yang percaya sepenuhnya bahwa stop loss itu bertujuan untuk melindungi trader dari kerugian. Dengan kata lain, Anda yakin bahwa dengan menentukan stop loss, Anda tidak akan mengalami kerugian. Begitulah kira-kira yang ada di pikiran trader pemula atau orang awam.

Buang jauh-jauh pemikiran seperti itu karena di balik peluang keuntungan yang besar di dalam transaksi perdagangan, ada resiko kerugian yang sama besarnya. Ketahuilah bahwa fungsi stop loss di sini hanya untuk membatasi kerugian. Tujuannya agar Anda tidak stres dan panik jika rugi dengan angka yang besar. Di samping itu, adanya stop loss juga membantu Anda mengamankan modal dan profit guna memperoleh keuntungan yang konsisten.

Analisa teknikal itu lebih penting daripada fundamental

Dua cara analisa utama dalam forex trading adalah teknikal dan fundamental. Manakah yang menurut Anda paling penting dan manakah yang paling efektif? Anda tidak bisa memilih hanya salah satunya saja. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari berbagai sumber, trader wajib mengawinkan alias mencocokkan/menggabungkan antara analisa teknikal dan analisa fundamental. Ya,  keduanya tidak dapat berdiri sendiri dan mesti diseimbangkan/dicocokkan. Gunanya tak lain dan tak bukan agar mendapatkan panduan yang akurat untuk memprediksi apakah pergerakan pasar akan naik atau turun.

Nah, teman-teman yang berasumsi bahwa analisa teknikal itu lebih penting karena langsung berkaitan dengan grafik pasar perlu memahami lebih banyak lagi. Analisa fundamental patut dijadikan pedoman pula dengan diimbangi dengan teknikal. Dalam hal ini, ikuti berbagai forum atau situs terkait forex trading guna mendapatkan update analisa fundamental dan teknikal terkini.

Robot forex bisa mendatangkan keuntungan banyak

Apakah Anda setuju dengan pernyataan bahwa robot forex bisa membantu trader mendapatkan keuntungan banyak tanpa berada di depan monitor melihat pergerakan pasar? Banyak yang memutuskan untuk mengandalkan robot dengan alasan tak punya banyak waktu untuk trading atau takut tidak bisa mengendalikan emosi. Tak punya pengalaman trading juga kerap jadi alasan mengapa orang memilih robot forex.

Namun, perlu disadari bahwa menggunakan robot forex belum tentu membuat Anda untung. Pasalnya, Anda tetap harus mencari robot yang tepat dengan performa terbaik guna memperoleh manfaatnya. Faktanya, ada yang menemui robot forex-nya tak bekerja. Sistem yang error atau tidak jalan sama sekali bisa menyebabkan kerugian juga lho.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *