Home » Forex Trading » Belajar Mengamankan Keuntungan dalam Trading Forex

June 2017
M T W T F S S
« Nov    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Belajar Mengamankan Keuntungan dalam Trading Forex

forex-tradingSalah satu investasi yang trend dan menjadi incaran banyak orang pada zaman modern ini ialah forex. Investasi forex memiliki perbedaan yang relatif mencolok dibandingkan investasi lainnya, seperti halnya properti, emas, saham, obligasi, dan perkebunan, tak lain dan tak bukan dari segi keuntungan. Investasi forex bisa untung dalam waktu dekat, tapi juga bisa rugi dalam sekejap. Contoh, ketika membuka posisi di angka 300 Dollar dan kemudian harga naik menjadi 350 Dollar, jelas investor akan memperoleh profit. Sebaliknya, apabila pergerakan harga pasar turun pada level 250 Dollar, tentu investor akan rugi. Wajar saja, bila para investor pemula memanfaatkan akun demo untuk belajar trading forex sebelum terjun secara nyata. Lihat informasi forex melalui FB.

Menjadi investor forex membutuhkan kemampuan yang mumpuni, mulai dari memilih mata uang yang baik untuk diperdagangkan, mengetahui pergerakan harga pasar, sampai menghadang kerugian. Memang, tidak semua investor selalu memperoleh keuntungan dalam tradingnya karena pergerakan pasar bisa berubah sewaktu-waktu. Akan tetapi, para investor bisa mengamankan keuntungan yang didapat melalui 3 hal berikut:

Stop loss

Stop-loss merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk membatasi kerugian di mana sewaktu-waktu hasil analisa forex ternyata berbalik arah. Misal, investor membuka posisi US$3000, dan memasang stop-loss pada angka US$2800. Ternyata setelah pembukaan posisi tersebut, harga pasar turun menjadi 2500. Stop-loss yang telah dipasang pada angka US$2800 akan berfungsi secara otomatis (kerugian dibatasi pada angka US$2800).

Selain membatasi kerugian, stop-loss juga dapat mengamankan profit. Contoh, investor trading dengan modal US$3000 dengan target keuntungan US$3500. Investor bisa mengatur pengamanan profit di angka US$3300. Misal, pergerakan market yang berlangsung naik turun sangat cepat dari US$3400 menjadi US$3200. Dalam hal ini, stop-loss telah berfungsi dengan baik dan berhasil melindungi profit pada level US$3300. Namun, yang menjadi catatan dalam hal ini adalah stop-loss pertama dan kedua tidak dapat digunakan secara bersamaan. Fatalnya, bila kedua stop-loss digunakan sekaligus maka aplikasi akan error dan tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga yang tadinya profit bisa menjadi loss.

Take profit

Take profit juga merupakan langkah tepat dalam mengamankan keuntungan. Misal, trading dengan modal US$3000 dan memasang profit diangka US$3200, ketika harga mengalami kenaikan menjadi US$3200 sampai US$3350, maka keuntungan yang diperoleh tetap dalam angka US$3200. Take profit memang sangat berguna untuk mengamankan profit. Namun terkadang tingkat emosional tidak dapat ditahan. Banyak investor tetap membuka posisi karena pergerakan harga sangat memikat. Namun setelah pergerakan market berbalik arah investor bakal mengalami kerugian.

Trailing stop

Trailing stop memiliki fungsi yang sama dengan stop-loss dan take profit. Namun, cara kerja trailing stop sedikit berbeda daripada stop-loss dan take profit. Misal investor trading dengan modal US$3000, memasang take profit pada angka US$3300 dan stop-loss di angka US$2800. Namun, pergerakan harga market tidak mencapai take profit yang ada terjadi penurunan kembali menyentuh posisi stop-loss. Akan tetapi, karena trailing stop sudah diatur sebelumnya maka keuntungan masih bisa didapat yakni melebihi modal yang digunakan.

Itulah berbagai fasilitas yang dapat digunakan untuk mengamankan profit. Investasi forex memang tidak dapat dianggap sepele, bisa menjadikan investor jutawan tapi juga sebaliknya (mengalami kebangkrutan). Tak heran bila para investor pemula memilih kursus forex telebih dahulu sebelum memutuskan untuk menjadi investor forex.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *